2.1 Tahun 1990
Pada tahun 1990, Bhikkhu Dhammasubho yang tinggal di Dhammadīpa Ārāma membangun 4 kuti kayu untuk para bhikkhu dengan 8 kamar tidur dan 2 buah rumah susun dari kayu besi/ulin dengan 4 kamar di bagian atas serta 4 kamar bagian bawah dari batu bata.
Selama dasa warsa kedua (1981-1990), juga dibangun kelas serba guna di halaman depan vihāra. Dengan adanya gedung ini, maka kegiatan PPD (Penataran Penghayatan Dhamma) diadakan secara rutin oleh RUPDISMA (Rumpun Pemuda Buddhis Malang).
Kemudian terbentuklah organisasi KMBM (Keluarga Mahasiswa Buddhis Malang). Melalui RUPDISMA dan KMBM ini, lahirlah tokoh-tokoh aktivis Buddhis yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.